HOME

Selamat Datang di Website Metafisika.net

Menjadi manusia sakti atau dalam bahasa jawa linuwih yaitu orang yang memiliki kemampuan lebih merupakan keinginan dari beberapa orang di dunia. Khususnya di Indonesia yang masyarakatnya memiliki keberagaman seni dan budaya. Pada era dahulu hingga sekarang seseorang yang ingin mendapatkan kesaktian atau kemampuan harus melakukan berbagai cara (ritual).

Seiring berjalannya waktu, di era modern ini seseorang untuk mendapatkan kesaktian dapat dilakukan dengan mudah tidak harus dengan ritual-ritual yang berat. Sebagai contoh seseorang yang ingin menjadi penghipnotis, jika belajar melalui pendekatan tradisional tentu akan diajarkan berbagai ritual, mantra dan syarat-syarat khusus. Namun berlaku sebaliknya, jika seseorang tersebut belajar hipnosis dengan mengikuti pelatihan modern, maka akan diajarkan dari sisi ilmiah/rasional, teori-teori dan pendekatan psikologi.

Hal ini, pada satu kesimpulan bahwa pada dasarnya semuanya merupakan ilmu pengetahuan, pengetahuan apapun bisa menjadi hal positif maupun negatif. Sebagaimana seorang yang pintar membuat bom/bahan peledak bisa berguna untuk keperluan militer, namun bisa saja untuk berbuat kejahatan sebagai seorang teroris.

Dunia metafisik memiliki kaitan erat dengan topik-topik mengenai tenaga dalam dan ilmu gaib. Metafisika sendiri merupakan cabang ilmu dari bidang filsafat yang kini sudah masuk ke dalam kurikulum pembelajaran di universitas-universitas terkenal di Indonesia. Dari pengertian Apa itu Metafisika, kita dapat simpulkan bahwa metafisika dapat di pelajari oleh siapa saja. Menurut beberapa ahli metafisik, orang yang telah belajar, memiliki dan menerapkan ilmu ini dalam kehidupannya, ia akan dikaruniai kekuatan tenaga dalam yang besar. Bila digunakan secara benar, tenaga dalam ini akan mampu menyembuhkan penyakit-penyakit akut yang susah disembuhkan oleh dokter. Menurut mereka, sumber energi dari tenaga metafisika sendiri adalah dari alam semesta. Mereka percaya bahwa masing-masing individu di dunia ini memiliki energi tersebut, hanya saja kapasitasnya berbeda karena perlu dilakukan pelatihan, pembukaan aura, energi, dll.